QQARENA TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
Jakarta (ANTARA) - Televisi Republik Indonesia (TVRI) menyatakan,QQARENA siaran Piala Dunia 2026 yang mereka tayangkan akan mempunyai efek candu seperti "dracin" atau drama China yang berseliweran di media sosial.
"Itu sama saja seperti kita menonton dracin2 hari, ngga berasa, tahu-tahu sudah nonton seminggu," ujar Koordinator Media Center Siaran Piala Dunia 2026 TVRI Ezki Suyanto dalam diskusi yang digelar Rumah Perubahan Lembaga Penyiaran Publik (RP-LPP), dikutip dari pernyataan resmi, Sabtu.
Menurut Ezki, tayangan Piala Dunia 2026 di TVRI dapat membuat penonton terbuai seperti ketika menyaksikan "dracin", karena alurnya berkelanjutan dan penuh emosi.
Dalam konteks penyiaran Piala Dunia 2026, sentuhan dracin (dracin touch) itu ibaratnya memberikan daya tarik yang membuat publik terus kembali membuka layar TVRI setiap hari selama turnamen berlangsung.
Awalnya, Ezki melanjutkan, mungkin hanya ingin menonton satu pertandingan. Namun karena tayangan berlangsung setiap hari, ritmenya membentuk kebiasaan baru.
"Piala Dunia bukan cuma soal sepak bola. Piala Dunia itu, kan, berlangsung 38 hari, ada 104 pertandingan melibatkan 48 tim. Kalau TVRI selama 38 hari ditonton dua pertiga rakyat Indonesia. Setelah Piala Dunia, pasti orang kembali lagi, tetap kembali ke TVRI," kata Ezki.
Baca juga: TVRI siarkan Piala Dunia 2026, perkuat peran layanan publik
Pandangan senada turut disampaikan oleh pemerhati Penyiaran Publik sekaligus Ketua Pansus RUU Penyiaran 2002, Paulus Widiyanto.
Paulus menilai momentum hak siar Piala Dunia dengan prinsip free-to-air akan memperkuat peluang membangun kembali kebiasaan masyarakat menonton di TVRI.
"Kalau 38 hari masyarakat terus menonton TVRI karena Piala Dunia, itu artinya peluang. Prinsip free-to-airakan menarik perhatian masyarakat untuk kembali menonton di TVRI. Di sana letak kekuatannya," tutur dia.
Diketahui, TVRI kini tengah berbenah dan menyiapkan revitalisasi program agar siarannya semakin relevan dan diminati. Langkah itu diarahkan untuk mengembalikan kepercayaan serta kebanggaan publik terhadap Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI.
Piala Dunia 2026 akan digelar pada 11 Juni-19 Juli di tiga negara yakni Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Di Indonesia, seluruh pertandingan turnamen akbar sepak bola dunia itu akan ditayangkan oleh TVRI sebagai pemegang hak siar resmi.
Baca juga: TVRI modernisasi penyiaran demi hadirkan Piala Dunia ke pelosok negeri
Baca juga: TVRI berkomitmen gerakkan ekonomi nasional melalui Piala Dunia 2026
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
下一篇:Rizky Ridho sayangkan Persija kembali buang poin di kandang
相关文章:
- Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- Bojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhir
- Bojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhir
- Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo
- Juventus tumbangkan Pisa setelah evaluasi taktik
- Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
- Tiga pemain diaspora diundang ikuti seleksi timnas Indonesia U17
- Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
- Lawan PSBS Biak, debut Imran Nahumarury bersama Semen Padang
- Iran klaim gelombang serangan ke
相关推荐:
- Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- Thom Haye optimistis Persib kalahkan Persik
- Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4
- SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
- Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
- PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- Garnacho: Laga kontra Wrexham salah satu yang tersulit bagi Chelsea
- Bhayangkara FC petik empat kemenangan beruntun
- Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal
- Persik siap hadapi Persis untuk kembali ke jalur kemenangan
- Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia
- Borneo tekuk Arema 3
- Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
- OKI kecam peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat
- Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia
- Persik petik poin penuh di kandang setelah bekuk PSBS 2
- OKI kecam peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat
- Persik petik poin penuh di kandang setelah bekuk PSBS 2
